Cakka di Maros : Tanpa KTP Warga Maros, Saya dan Pak IYL Tidak Maju di Pilgub

oleh

KATASATU.COM | MAROS – Berkunjung ke Maros, Cawagub Andi Mudzakkar (Cakka) seolah tak mau melewatkan begitu saja kesejukan alam Taman Nasional (TN) Bulu Saraung.

Di tengah perjalanan menuju Desa Dulang Kecamatan Tanralili, Cakka tiba-tiba memerintahkan sopirnya menepi di jalan. Mobil pengawal yang sudah laju di depan, terpaksa harus berhenti.

Tanpa menunggu lama, Cakka memilih duduk di bantalan kayu lapuk yang rebah di pinggir jalan, berdekatan dengan warung dadakan yang menjajakan madu alam. Selain madu, ada pula minuman tradisional, tuak manis yang dijajakan seorang ibu tua.

Rupanya Cakka tertarik menikmati tuak manis. Ia memesan satu botol setelah lebih dulu membeli madu alam. Cakka begitu santai terlihat bercengkrama bersama tim dan pendukung yang menyertai perjalanannya selama di Maros.

Memang sejak duduk di kursi DPRD hingga menjabat bupati dua periode, Cakka dikenal penikmat alam. Sudah tak terhitung berapa wilayah di Sulawesi Selatan yang ia jelajahi. Baik dengan menggunakan roda dua maupun roda empat. Ia selami kehidupan masyarakat tanpa sekat. Bahkan sejarah mencatat, Cakka ketika menjabat bupati, pernah melakukan pendakian massal ke puncak To Maupa, dengan ketinggian 2750 meter dari permukaan laut. Namanya diabadikan pada pahatan semen yang diletakkan di atas puncak gunung.

Di Maros, meski tergolong jauh, Cakka tetap menikmati perjalanannya menuju Desa Dulang. Dulang boleh dikata jauh dari kota, sebuah desa dengan hamparan pohon yang jumlahnya begitu banyak.

Cakka disambut ramah tetua kampung. Namanya Nasir Julla. Ia ketua kelompok tani. Bersama anggota kelompoknya, Nasir mendengar ceramah politik singkat Cakka yang lebih mengarah pada ucapan terima kasih.

“Saya datang ke sini, hanya untuk berterima kasih kepada kita semua. Karena tanpa KTP ta, saya dan pak Ichsan tidak maju di pemilihan gubernur ini. Saya datang juga bukan untuk menebar janji, tapi datang untuk mendengar, belajar terkait permasalahan yang dihadapi. Sekali lagi terima kasih atas bantuanta semua, ” kata Cakka.

Maros menjadi titik terakhir Cakka melakukan kampanye terakhir, setelah dua pekan mengelilingi 8 kabupaten di Sulawesi Selatan. (**)