Data Polres Tana Toraja, Angka Korban Bunuh Diri Tahun 2019 Di Toraja Meningkat

oleh -17 views

TANA TORAJA, KATASATU.com Kasus bunuh diri yang marak terjadi belakangan ini di wilayah hukum Polres Tana Toraja meliputi 2 Kabupaten yakni Tana Toraja dan Toraja Utara memiliki trend peningkatan dibandingkan dengan bulan yang sama ditahun 2018 lalu.

Dari data yang diperoleh pada Unit Identifikasi sat. Reskrim Polres Tana  Toraja tahun 2018 sebanyak 13 kasus bunuh diri yang ditangani dan sedikitnya sudah 7 (tujuh) kasus yang sudah ditangani sepanjang 2019 yakni 6 dibulanFebruari dan 1 di awal bulan Maret atau 5 kasus di Kab. Toraja Utara dan 2 kasus di Tana Toraja.

Menurut Kapolres Tana Toraja AKBP Julianto P. Sirait, SH., S.Ik melalui  Kasat Reskrim AKP Jon Paerunan, SH  mengatakan bahwa para pelaku nekat mengakhiri hidupnya dengan berbagai cara dan berharap ajal datang lebih awal  karena tidak tahan menghadapi beban hidup yang ia jalani (depresi dan stress) padahal bunuh diri tidak dibenarkan dengan alasan apapun dan dilarang oleh setiap agama.

“Kebanyakan dari pelaku bunuh diri, nekat mengakhiri hidupnya karena stress dengan penyakit yang dia derita maupun karena depresi dengan hidup yang ia jalani”, ungkap AKP Jon, Jumat (8/3/2019).

Maraknya kasus bunuh diri yang terjadi di wilayah hukum Polres Tana Toraja mengundang keprihatinan dari banyak pihak  yang menyarankan perlu peningkatan pembinaan  mental bagi masyarakat melalui lingkungan tempat ibadah (pendekatan agama).

Selain itu juga pembinaan di lingkungan sekolah dan kepedulian pemerintah maupun warga masyarakat lainnya ketika menemukan adanya warga yang mengalami tanda-tanda depresi / stress  dalam kehidupan sehari-harinya  untuk meminimalisir kasus-kasus bunuh diri tersebut.

Sumber : Humas Polres Tana Toraja
Editor : Wdn