Deputi Penindakan KPK, Resmi Melantik 12 Penyidik Muda Di Gedung Merah Putih KPK

oleh -97 views

KATASATU.COM | JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah resmi melantik dua belas (12) penyidik muda di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada tanggal 8 November 2018.

Berdasarkan informasi publik dari Humas KPK yang diterima oleh redaksi katasatu.com, Jumat (30/11/2018), bahwa Deputi penindakan KPK Brigadir Jenderal Polisi Firli melantik dua belas penyidik muda di hadapan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Deputi Pencegahan Pahala Nainggolan, beserta jajaran struktural KPK, dan segenap pegawai kedeputian penindakan.

Dalam pelantikan serta pengambilan sumpah ini, dua belas penyidik muda menyatakan sumpahnya untuk bekerja dengan jujur, tertib, cermat, dan semangat demi kepentingan negara.

Selain itu, 12 penyidik muda tersebut juga menandatangani pakta integritas yang disaksikan langsung oleh R.Z Panca Putra selaku Direktur Penyidikan KPK dan Setiadi yang menjabat Kepala Biro Hukum KPK.

“Hari ini, saya secara resmi melatik saudara-saudara sebagai penyidik,” kata Firli saat menyampaikan sambutannya.

Firli juga berpesan agar penyidik yang baru dilantik segera menguasai dan mempelajari lima tugas pokok KPK dan berharap penyidik-penyidik muda yang telah memiliki rekam jejak itu, melakukan penyelidikan tindak pidana di instansi sebelumnya dapat melaksanakan tugasnya dengan benar.

“Rekan-rekan masuk KPK bukan dari nol, tapi saya yakin, berdasarkan rekam jejak yang rekan-rekan lakukan, bahkan sudah pernah ada yang melakukan penyelidikan tindak pidana korupsi,” jelas Firli.

Dari 161 peserta seleksi yang berasal dari Bareskrim dan Polda di seluruh Indonesia, hanya 12 orang yang lolos menjadi penyidik muda.

Dan juga 12 penyidik muda ini telah mengikuti rangkaian proses seleksi yang dimulai sejak bulan Juli 2018 dimana rangkaian seleksi itu terdiri dari tes potensi akademik, psikologi, fisik, dan tes wawancara.

Di akhir sambutannya, Firli mengingatkan para penyidik untuk terus mengingat sumpah yang telah diutarakan, yaitu setia kepada Republik Indonesia, mengutamakan kepentingan negara dan bekerja dengan cermat, tepat, dan semangat dalam rangka pengabdian terhadap negara.

“Mari kita kerja keras dan saling bekerjasama. Karena tidak ada orang yang bisa sukses tanpa bantuan orang lain. Selamat bekerja,” tutup Firli.

Sumber : Humas KPK
Penulis : Wdn