Desak Tuntaskan Pemukulan DJM, Masyarakat dan Mahasiswa Gelar Unjukrasa

oleh

KATASATU.COM | MAKALE, TANA TORAJA- Aksi unjukrasa yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Toraja Mencari Keadilan dan Kepastian Hukum, digelar didepan pintu Gerbang Mapolres Tana Toraja ,Selas16/01/2018

Massa pengunjukrasa mendesak pihak kepolisian agar Kasus pemukulan terhadap Djuli Mambaya (DJM) yang dilakukan oleh Jhon Rende Mangonta (JRM) saat acara peresmian Gereja Toraja dan acara Praya PPGT se-Indonesia di Kecamatan Balusu Toraja Utara beberapa bulan yang lalu segera dituntaskan, dan pelakunya segera di penjarakan, dimana saat ini status hukumnya telah P21 atau sudah lengkap.

Luter jenderal lapangan dalam orasinya mengatakan, ada apa dengan proses kasus pemukulan terhadap Djuli Mambaya yang dilakukan oleh Jhon Rande Mangontan, padahal kasusnya sudah p21.

” Lambatnya kasus pemukulan terhadap bapak kami Djuli Mambaya oleh Jhon Rande Mangontan yang sudah P21, ada apa jangan – jangan Kasat Reskrimnya sudah masuk angin, mestinya JRM sudah harus menikmati hotel prodeo dipenjara sana, tapi hinggah saat ini JRM masih berkeliaran kesana kemari.” Ujar Luther Jendlap aksi.

Secara bergantian, massa yang berorasi juga menyebutkan, kedatangan mereka hanya semata-mata mendesak aparat penegek hukum untuk tetap profesional dan meminta kepastian hukum.

“Kami kesini bersama-sama rekan kami adakan aksi damai dan santun, juga meminta kepastian hukum atas perlakuan pemukulan yang di lakukan JRM kepada DJM.” Ujar Luther bernada geram.

Sesikitnya 15 orang perwakilan massa diterima oleh Kapolres Akbp. Julianto P. Sirait didampingi yang Kasat Reskrim Polres Tana Toraja Akp. Jhon Paerunan, untuk berdialog, dalam kesempatan itu pihak kepolisian menerima semua masukan yang disampaikan oleh perwakilan dari Massa.

” Mereka sudah memberikan dukungannya kepada pihak kepolisian, dan kita terima untuk dipelajari ,kita juga akan segera kordinasikan sama pihak kejaksaan. Kalau sudah P21 tinggal diserahkan berkasnya terus orang serta berkas perkaranya diserahkan ke Kejaksaan.

Saat ini kita masih memandang bahwa mereka ini adalah Tokoh-Tokoh besar yang ada di Tana Toraja, tetap saling menghormatilah satu dengan yang lainnya, memberikan pencerahan yang baiklah ,apa jadinya kalau ada yang bikin tandingan disana ,bikin tandingan disini lagi yang ada nanyinya bentrok kasihan.

” Trimakasi hari ini pihak dari Pak Djuli Mambaya yang melakukan orasi, kemarin dari pihak Pak Victor, Trimakasi juga kita sudah temui, meski saat itu juga sedang berlangsung pemeriksaan Pak Djuli, terimakasih juga kepada Pak Djuli Mambaya sudah hadir untuk diperiksa oleh penyidik, dan semuanya berjalan dengan baik. ” Tutup AKBP.Julianto P.Sirait

Penulis : Abe