Dewi Tonglo : 4 Orang Yang Hendak Ikut Sabung Ayam, Diamankan BNNK Tator Di Tahun 2018

oleh -36 views

KATASATU.COM | TANA TORAJA. Dalam konferensi persnya di kantor BNNK Tator, Dewi Tonglo selaku kepala BNNK Tana Toraja, paparkan bahwa sepanjang tahun 2018 ada 12 kasus Narkotika dengan 24 tersangka dimana 12 kasus sudah selesai di sidangkan dengan putusan inkra dan 12 kasus lagi, itu sementara proses peningkatan penyidikan. Senin (31/12/2018)

Ditambahkan kepala BNNK Tator ini bahwa di tahun 2018 juga, BNNK Tator telah berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba jenis PCC yang terbesar jumlahnya di Toraja dan kasusnya juga sudah sampai putusan inkra dengan tersangka seorang ibu rumah tangga dan satu laki-laki sebagai rekannya.

Untuk meningkatkan sistem kinerja dalam memberikan edukasi, BNN juga sudah lakukan kerjasama dengan kemendes PDTT untuk sosialisasi ke desa-desa tentang pemahaman masyarakat akan bahaya narkoba dan BNNK Tator juga telah membentuk 85 relawan serta sudah di lakukan pemetaan wilayah yang rawan narkoba.

“Peran serta masyarakat juga dalam lakukan pengawasan telah dibekali bahaya narkoba”, tutur Dewi Tonglo.

Kemudian telah dilakukan juga razia dibeberapa THM dan rumah kos ataupun penginapan dan dari beberapa razia yang dilakukan, sedikitnya 105 orang telah dilakukan rehabilitasi untuk diberikan rawat jalan.

Dan dalam mengoptimalkan rehabilitasi maka dilakukan pelatihan bagi konselor di tingkat provinsi Sulsel dengan kerjasama CSR Pertamina.

Berdasarkan Inpres nomor 6 tahun 2016, melalui aksi P4GM telah instruksikan untuk di bentuk sampai tingkat instansi pemerintah tingkat daerah, sehingga BNNK Tana Toraja juga telah jalin kerjasama dengan beberapa instansi pemerintahan bersama masyarakat dan kerjasama juga telah dilakukan dengan rutan kabupaten Enrekang.

Kinerja keras BNNK Tator di tahun 2018 untuk memberantas narkoba telah dibuktikan dengan telah 4 kali lakukan razia kepada beberapa pengemudi mobil yang masuk maupun keluar Tana Toraja di akhir tahun 2018 agar tidak ada kendala selama perjalanan bagi sopir dan penumpang.

“Pada razia yang digelar, terhadap sopir bis dilakukan tes urine dan tak luput juga penumpang yang dicurigai dilakukan tes urine sehingga dalam razia tersebut, ada 11 orang diamankan yang mana 4 orang diantaranya akan datang dalam rangka sabung ayam”, ungkap Dewi Tonglo.

Dan razia yang dilakukan juga secara gabungan di 2 kabupaten dimana di Tator ada 3 kali ke THM, rumah kos, dan penginapan dengan 3 orang positif telah gunakan narkiba dan di torut ada 15 orang diamankan selama razia itu digelar dan dalam bulan Desember 2018, ada 31 orang diamankan dalam operasi cipta kondisi.

Pada konferensi pers tersebut, Dewi Tonglo selaku kepala BNNK Tator menaruh harapan agar masyarakat lebih peduli kepada bahaya narkoba.

Penulis : Wdn / Editor : Rdk