Diduga Tidak Memiliki Dokumen Yang Sah, Polres Sidrap Tutup Tambang Galian Pasir dan Batu

SIDRAP. KATASATU.com – Aparat Kepolisian Resort (Polres) Sidrap lakukan penutupan lokasi penambangan galian pasir dan batu yang disinyalir adalah milik H. Yusuf di Desa Botto Kecamatan Pitu riase Kabupaten Sidrap, Minggu (10/2/19) Pagi

Penutupan tambang itu, dilakukan lantaran pihak pengelola diduga, tidak mengindahkan Surat Keputusan (SK) pemberhentian sementara yang dikeluarkan oleh Bupati Sidrap, dan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulsel nomor 540/3067/ESDM Tentang Hasil Peninjauan Lapangan.

Dalam isi surat itu, disebutkan, bahwa ditemukan kondisi fisik Sungai Bila, telah mengalami degrasi yang cukup parah sisejumlah titik tambang.

Penutupan tambang ini, dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Sidrap, Kompol Alias Ardy, yang berjalan lancar, aman dan kondusif.

“Untuk sementara tambang ini kami tutup, dan menunggu hasil rapat bersama, oleh para pemilik tambang dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sidrap, ” ujar Kompol Alias Ardy

Di tempat terpisah, Kapolres Sidrap AKBP Budi Wahyono, mengatakan akan menindak tegas kepada para penambang ilegal yang tidak memiliki dokumen yang sah.

“Kami sudah memberikan peringatan, untuk tidak melakukan aktifitas tambang yang ilegal, apabila tetap berkeras, maka kami akan ambil langkah hukum ” tegas Kapolres Sidrap.

(HS/KS)