FKJ : Sekda Itu Pembina Pegawai Sudah Tugasnya Lakukan Pembinaan Bukan Justru Memukul

oleh

KATASATU.COM | PALOPO – Berselang berapa jam, Sekretaris Kota (Sekkot) Palopo H. Jamaluddin Nuhung menggelar jumpa pers, guna menjawab isu dugaan pemukulan dan teror itu, Farid Kasim Judas (FKJ) juga lakukan klarifikikasi.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palopo, Farid Kasim Judas (FKJ) membantah akan tudingan yang dialamatkan padanya,  terkait dugaan melakukan teror kepada Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Kota (Sekkot) Palopo,H. Jamaluddin Nuhung.

Klarifiikasi versi FKJ, terkait tudingan teror kepada Sekkot Palopo H. Jamaluddin Nuhung, dijawabnya via pesan singkat Whatsapp disalah satu  Group Media Center, Kamis malam (25/01/2018).

Menurut pengakuan Kadis DPMPTSP Kota Palopo Farid Kasim Judas, dalam pesan WhatsApp nya, menepis semua tudingan yang dialamatkan padanya, dimana dirinya tidak pernah melakukan pengancaman kepada Sekkot Kota Palopo, Jamaluddin Nuhung.

Berikut klarifikasi FKJ via WhatsApp disalah satu Grup Media Center

“Sangat tidak benar saya ancam Jamaluddin Nuhung,” ucap FKJ

Kejadian ini sangat disesalkan oleh Kadis DPMPTSP Kota Palopo, sebab menurutnya, kenapa seorang pejabat setingkat Sekda melakukan hal demikian.

“Saya Cuma menyesalkan kejadian ini kenapa seorang pejabat seperti sekda bertindak melakukan ini.” Kata Farid.

Farid juga mengatakan dalam pesan whatsapp nya, ikut prihatin terkait apa yang dialami Wahyuddin, di pukul tanpa sebab jelas.

“Sampai memukuli bawahan. Saya tentu prihatin kok seorang kasubag dipukuli tanpa sebab.” Terang FKJ

Menurut FKJ, Sekda adalah pembina dalam struktur kepegawaian yang sudah sepantasnya membimbing bawahannya, tidak mesti harus melakukan pemukulan.

“Sekda itu pembina kepegawaian yang sudah menjadi tugasnya melakukan pembinaan bukan justru tindakan pemukulan.” Tegas FKJ.

Terkait dengan tudingan akan adanya teror yang dilakukan, Farid Kasim Judas meminta buktinya jika hal itu dilakukannya, menurut FKJ, dia menelfon hanya sekedar mengingatkan agar tidak berlaku kasar di depan umum.

“Mana buktinya saya teror jamal ?. Saya ini masih punya pikiran menghargai pimpinan, saya telepon hanya untuk mengingatkan beliau bahwa kenapa mesti ada perlakuan kasar di depan umum terhadap bawahan.” Kata Farid.

Selain itu, FKJ juga membenarkan jika  Kasubag Protokoler Pemkot Palopo Wahyuddin memang di pukul, bahkan sudah ada hasil visumnya

Diketahui, kasus pemukulan yang diduga dilakukan oleh Plt Sekkot Palopo, Jamaluddin Nuhung kepada Kasubag Protokoler Kota Palopo, Wahyuddin terjadi saat acara pisah sambut Dandim 1403 Sawerigading Palopo di gedung SCC di hari Senin malam, 22/01/2018.

Penulis : Awi