Katasatu.com

Sumber Inspirasi Rakyat

Gaji Pekerja Proyek Pasar Rakyat Sabbang Belum Terbayar, Pemerintah di Minta Bertanggung Jawab

1 min read

LUWU UTARA – KATASATU.COM | Meski pembangunan gedung baru Pasar Rakyat yang terletak di Kec. Sabbang telah rampung, namun bangunan tersebut belum dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Sontak persoalan tersebut, mengundang kecaman dari kalangan masyarakat dan aktivis Mahasiswa khususnya Pergerakan Mahasiswa Sabbang Indonesia (PERMASI) dan Hikmah Lutra Komisariat Unanda.

Mereka mendesak pihak terkait, untuk segera menyelesaikan kewajibannya terhadap masyarakat terutama pekerja pasar Sabbang. Akibat persoalan itu, hingga saat ini bangunan pasar baru belum dapat dipergunakan, yang semestinya telah berfungsi tahun 2018.

Salah satu pekerja pasar menuntut pihak pemerintah untuk bertanggung jawab atas situasi yang terjadi, agar tidak berlarut – larut.

” Pemerintah harus bertanggung jawab untuk menyelesaikan tunggakan gaji kami, setelah itu pasar bisa di fungsikan,” Tegas Taufiq.

Sementara itu, Muh. Alhidayat salah satu aktivis Pergerakan Mahaiswa Sabbang Indonesia (PERMASI) yang melakukan pendampingan terhadap pekerja pasar mengatakan bahwa masih banyak pekerja yang belum dibayarkan upahnya.

” Masih ada Rp.422.050.000 beban gaji yang belum dibayarkan, mulai dari gaji pekerja dan pengambilan bahan material pada toko bangunan,” Tutur Alhidayat.

Ketua Komisariat Hikmah Lutra Unanda Afdal Mannaga mengecam pihak yang bertanggung jawab dan akan terus mengawal hingga ada kejelasan.

” Kami mengecam dan akan terus mengusut siapa yang yang bertanggung jawab terhadap pembangunan proyek pasar sabbang,” Tandas Afdal.

Sekedar diketahui, pembangunan Pasar Rakyat Sabbang menggunakan dana APBN 5 Miliar dan dimenangkan oleh PT. Tri Astari Jaya. (NAS/MR)