Isu Obat Kadaluwarsa, Djalal : Semua Pihak Diberikan Kesempatan Untuk Menjelaskan

oleh
Syarifuddin Djalal, Ketua Panwaslu Kota Palopo.

KATASATU.COM | PALOPO – Isu obat kadaluwarsa berbuntut panjang, hingga sedikitnya 9 Partai Politik (Parpol) ramai-ramai dikabarkan telah melaporkan Calon Walikota Palopo tersebut.

Sembilan Parpol itu, diantaranya Partai Nasdem, Partai Demokrat, PKB, PDI Perjuangan, Golkar, PAN, PPP, PBB dan PKS.

Saat itu para pelapor diterima langsung oleh anggota Panwaslu Palopo, Sitti Aisyah, selaku Koordinator SDM dan Organisasi, yang didampingi oleh Tim Gakkumdu, Senin (7/5/2018) sore.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Palopo, Syarifuddin Djalal yang di konfirmasi melalui pesan Whatsapp, terkait tindak lanjut dari laporan tersebut, mengatakan, jika masing-masing pihak, baik pelapor maupun terlapor untuk diberikan ruang guna memberikan penjelasannya. Senin (14/5/2018) malam ini, sekira pukul 20.24 Wita.

” Semua laporan di proses menurut tata cara, sesuai standar operasional yg berlaku. Semua pihak diberi kesempatan yang sama untuk didengarkan penjelasannya.” Kata Djalal kepada katasatu.com, Senin 14/5/2018 malam ini, sekira pukul 20.24 Wita.

Selain itu, saat ditanya terkait dengan tindak lanjut akan surat rekomendasi, dikeluarkan oleh Panwaslu Kota Palopo, beberapa waktu lalu, terkait dengan pembatalan salah satu calon Walikota, Judas Amir, yang di Kembalikan oleh KPU Kota Palopo. Syarifuddin Djalal memilih diam, tidak membalas pertanyaan tersebut.

Penulis : Awi