Janda dan Dua Putrinya Ditemukan Tewas, Kapolres : Dugaan Sementara Karena Dendam

oleh -735 views
Aaparat Kepolisian setempat saat mengatur arus lalulintas yang sempat macet di depan rumah korban, janda dan dua putrinya yang ditemukan tewas didalam rumahnya. Foto : ist/handover

CURUP. KATASATU.com – Warga Simpang  Suban Air Panas Kelurahan Talang Ulu Kecamatan Curup Timur, Bengkulu, sekitar pukul 17.20 WIB, Sabtu 12 Januari 2019, dihebohkan dengan ditemukannya , seorang janda bersama dua orang anaknya tewas bersimbah darah dikediamannya.

Korban tersebut diketahui bernama Hasnatul Laili (35) yang akrab disapa Lilis, ibu janda ini dalam kesehariannya berprofesi sebagai pengepul pisang (toke pisang). Sementara dua orang putrinya bernama Melan Miranda (16) dan Cika Ramadani (10).

Ketiganya ditemukan sudah tak bernyawa lagi oleh keluarganya sendiri,  yang tinggal tak jauh dari rumah korban.

Awalnya, keluarga korban curiga, sejak pagi hingga sore hari, pntu rumah Lilis tertup, dan tidak terlihat keluar dari kediamnannya, hand phone milik almahuma pun tak dapat dihubungi.

Merasa ada yang aneh, Keluarga korban pun mendatangi dan memeriksa kondisi rumah korban, semua pintu tertutup, sehingga dibuka paksa, setelah berhasil masuk kedalam rumah, dan mengecek semua kamar,  ditemukanlah korban bersama kedua putrinya didalam kamarnya, telah terbujur kaku tak bernyawa.

Dikutip dari laman harianrakyatbengkulu.com, Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mestika, S.IK yang turun langsung ke TKP menyaksikan peristiwa menggemparkan tersebut, mengatakan, pihaknya sejauh ini, masih melakukan penyelidikan atas kasus kematian korban, bersama kedua putrinya, yang masih duduk di bangku MAN dan SD tersebut.

“Saat ini kita masih lakukan penyelidikan. Diduga pelaku adalah orang yang mengenal atau dekat dengan korban, karena tidak ada satupun pintu atau harta benda yang hilang, hanya 1 unit mobil Suzuki APV milik korban yang hilang,  dan dugaan sementara dibawa kabur pelaku,”kata Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mestika, S.IK

Masih dikutip dari laman harianrakyatbengkulu.com , terkait motif dari peristiwa tewasnya korban bersama kedua orang putrinya itu, Kapolres Rejang Lebong menuturkan, bahwa, berdasarkan dari hasil penyelidikan sementara, motifnya diakibatkan karena dendam.

Namun meski demikian, pihak Kepolisian Polres Rejang Lebong, menyampaikan kepada pihak keluarga dan masyarakat, bahwa untuk lebih pastinya,  saat ini Satreskrim Polres Rejang Lebong , masih melakukan penyelidikan secara intensif,  guna mengungkap siapa pelaku dari pembunuhan tersebut.

“Belum bisa kita pastikan, namun sementara ini diduga motifnya karena dendam. Dan kita masih melakukan pengejaran terhadap pelaku, dan dari informasi yang ada, pelaku masih sempat dilihat oleh beberapa warga di pagi hari sesaat, setelah kejadian,” ungkap Kapolres Rejang Lebong. (harianrakyatbengkulu.com / At)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.