JN Dilaporkan Membawa Lari Dan Garap EP Seorang Siswi Selama 3 Minggu

oleh -199 views

TANA TORAJA, KATASATU.com – Kasus Persetubuhan anak dibawah umur kembali terjadi dan dilaporkan di Polres Tana Toraja sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LPB/18/II/2019/SPKT, Tanggal 06 Februari 2019.

Kasus tersebut dilaporkan oleh YB selaku ayah korban yang beralamat di Kecamatan Mengkendek dengan terlapor seorang sopir bernama JN (30) yang juga beralamat di Mengkendek.

JN dilaporkan karena telah membawa lari EP (16) yang masih pelajar, sejak 15 Januari 2019 dan baru kembali ke rumah hari Senin 04 Februari 2019.

Dalam keterangan OP sebagai ibu korban bahwa korban EP sebelumnya meninggalkan rumah tanpa pamit sejak 15 Januari 2019, hanya meninggalkan pesan singkat “Tidak usahmi cari saya karena saya pergi ke Batam bersama dengan teman saya” namun belakangan diketahui kalau nomor yang digunakan tersebut adalah nomor Handphone milik JN yang terduga sebagai pelaku.

Dari pengakuan EP selaku korban bahwa selama meninggalkan rumah dia dibawah oleh JN ke Sukamaju Luwu Utara dan Mangkutana Kabupaten Luwu Timur serta telah menyetubuhi korban beberapa kali.

Setelah disetubuhi berulang kali, EP disuruh pulang dengan menggunakan mobil penumpang dan diberikan uang sebesar Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) dan JN menjanjikan akan menyusul ke rumah orang tua EP.

Kapolres Tana Toraja AKBP Julianto P. Sirait, SH., S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Jon Paerunan telah membenarkan adanya laporan persetubuhan anak dibawah umur tersebut dan saat ini sudah ditangani oleh Unit PPA. Kamis (7/2/2019)

“Kami sudah mengantongi identitas terduga pelaku dan telah diperintahkan Unit Resmob untuk segera melakukan penyelidikan keberadaan pelaku untuk selanjutnya dilakukan penangkapan”, ungkap Kasat Reakrim Polres Tana Toraja.

Sumber : Humas Polres Tana Toraja
Editor : Wdn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.