Mahasiswa Unanda Kota Palopo Ikuti TNSI di Sulawesi Tenggara

oleh

KATASATU.COM | PALOPO – Perwakilan dari Universitas Andi Jemma (Unanda) Kota Palopo Ikuti Temu Nasional Sylva Indonesiayang (TNSI) dilaksanakan di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara.

Selaku tuan rumah dari kegiatan TNSI tersebut, pelaksanaannya digelar di PC. Universitas Halu Oleo sejak tanggal 28 Mei – 02 Juni 2018, dengan tema ” Mewujudkan Rimbawan yang Berkaraktek Kritis dan Solutif dalam Menyikapi Polemik Kehutanan Indonesia.”

Adapun delegasi dari Sylva Indonesia PC.Universitas Unanda Kota Palopo, sebanyak 16 orang. Yakni, Izal, Reski, Abdul Reza, Lucky Nurhalim, Nurkarmila, Nur Hainun, Desti Agnesia Sampeako, Anugrah, Gabriel Perutu, Jafar, Muh.Iqbal, Muhammad Iqbal S, Ryan Badjang, Pitra, Ricky.

Sementara itu, yang tergabung dalam struktur pengurus Cabang Sylva Indonesia (PCSI) yang hadir dalam KNLBSI ini sebanyak 17 PCSI, masing-masing sebagai berikut :

1.UNANDA Palopo
2.UNHAS Makassar
3.UNISMUH Makassar
4.UHO Kendari
5.UNSULBAR Majene
6.UNRAM Mataram
7.UNB Bogor
8.UNKA Sintang
9.UNERA Halmahera
10.UNPATTI Maluku
11.INTAN Yogyakarta
12.USU Sumatera Utara
13.STIP Wuna
14.IPB Bogor
15.UNKHAIR Ternate
16.UNPAR Palagkaraya
17.Politani Kupang(PCP)

Untuk struktur Pengurus Dewan Perwakilan Sylva Indonesia (DPSI) Periode 2018-2020 adalah :

1.Ketua : Agus Firmansyah
2. Abdul Reza
3.Aris Atmajaya P.Bangun
4.Demus Tahe
5.Siti Djalah Sanusi
6.Mega Anita Rahmayati.

Tujuan diadakannya KNLBSI ini adalah, untuk menyatukan sebuah pendapat, selanjutnya dijabarkan dalam sebuah konstitusi sebagai acuan kedepannya dan melahirkan sebuah pemimpin yang baru dalam memajukan Sylva Indonesia

Pengurus inti yang terpilih periode 2018-2020, yakni Abdul Reza sebagai Dewan Perwakilan Sylva Indonesia (DPSI) dari perwakilan BEM Sylva Indonesia PC.Unanda Palopo, dan Sekjen Sylva Indonesia Muh.Adriansyah Husen dari Universitas Halu Oleo

” Sylva Indonesia berperan aktif megawal pembangunan kehutanan yang lebih lestari dan masyarakat sejahtera serta mampu menjawab polemik tentang Kehutanan di Indonesia.” Tutur Muhammad Iqbal S, peserta TNSI 2018.

Penulis : Des / Editor : Wan