MCA-Indonesia Gelar Kegiatan, Sekda Luwu Utara; Semoga Bisa Memberikan Inspirasi Bagi Kita Semua

KABAR CELEBES SOROT

KATASATU.COM | LUWU UTARA – Millenium Challenge Account Indonesia (MCA-Indonesia) menggelar kegiatan Ekspose dan Pameran Praktik Cerdas di Aula Hotel Remaja, Selasa (28/11/2017) dengan tema “Pengembangan Mata Pencaharian Lestari dan Pengelolaan Daerah Tangkapan Air (DTA) Rongkong, Proyek MCA-Indonesia Di Kabupaten Luwu Utara”.

Turut hadir di Kegiatan Ekspose dan Pameran Praktik Cerdas ini yaitu, Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Utara, Abdul Mahfud, Direktur OWT, Dr. Edy Purwanto, Koordinator Lapangan OWT, Gusti Suganda dan RM MCA-Indonesia Kabupaten Luwu Utara, Amri.

Adapun peserta dalam kegiatan ini antara lain, pihak unsur Kecamatan Rongkong dan Sabbang, para Kepala Desa se-Kecamatan Rongkong dan Sabbang, para Kelompok Tani dampingan konsorsium OWT Waslit serta Grantee MCA Luwu Utara.

Gusti Suganda selaku Ketua Panitia pelaksana, dalam laporannya mengatakan, sejak Tanggal 29 Juli 2016, Konsorsium yayasan Operasi Wallacea Terpadu (OWT) dan LSM Wahana Advokasi Lingkungan Terpadu (WASLIT), telah melakukan penandatangan kontrak proyek dan akan berakhir pada Tanggal 30 Desember 2017 mendatang.

Dalam sambutan singkatnya, Direktur OWT, DR. Edy Purwanto berharap agar seluruh kegiatan bisa terlaksana dengan baik sehingga produk-produk yang saat ini dipamerkan bisa berkembang lagi. “Saya harap seluruh tahapan kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik, sehingga produk yang dipamerkan lebih berkembang”, sambutnya.

Sementara itu, Abdul Mahfud dalam kesempatannya mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini, peserta diharapkan untuk bagaimana bisa memanfaatkan apa yang telah diberikan oleh OWT dan MCA- Indonesia dalam bentuk pembelajaran, sehingga kedepannya masyarakat mampu menghasilkan produk-produk seperti yang telah dipamerkan dalam kegiatan tersebut.

“Dalam kegiatan ini, peserta yang hadir diharapkan untuk bagaimana kita bisa manfaatkan apa yang telah diberikan oleh OWT dan MCA- Indonesia dalam bentuk pembelajaran, sehingga nantinya kita mampu menghasilkan produk-produk seperti yang telah dipamerkan saat ini”, cetus Mahfud.

Ia juga menyampaikan bahwa untuk menjamin keberhasilan serta tercapainya tujuan dan hasil yang diharapkan, maka proyek ini menurutnya telah menerapkan strategis pendekatan fasilitas dan pendampingan teknis secara insentif, baik kepada masyarakat (kelompok tani), pemerintah desa, penyuluh Kecamatan maupun pelajar untuk seluruh tahapan kegiatan proyek.

Tak hanya itu, Abdul Mahfud menambahkan, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara tetap berharap untuk terus melanjutkan program kerjasama ini kedepannya, ia juga katakan semoga kegiatan ini bisa memberikan inspirasi bagi semua dan tentunya bagi Pemerintah Kabupaten Luwu Utara sendiri.

“Pemerintah Kabupaten Luwu Utara tetap berharap untuk terus melanjutkan progran kerjasama ini kedepan, semoga kegiatan ini bisa memberikan inspirasi bagi kita semua dan tentunya bagi pemerintah kabupaten Luwu Utara”, tutupnya.

Untuk diketahui, pada kegiatan ini di pamerkan beberapa hasil produksi dari Kecamatan Rongkong dan Sabbang seperti arang sekam, pupuk hayati, sarabba instan, kopi komba jaya, jamur tiram, madu merang, gula semut dan tumbuh-tumbuhan seperti Durian, merica, cengkeh, pala, kopi, flamboyan, Aren, kakao, merbau, jengkol serta buah mahoni.(Rh)