Menganalisa Dugaan Tindak Pidana Pemilu, Bawaslu Torut Undang Kejari Tana Toraja Sebagai Pemateri

oleh -42 views

TORAJA UTARA, KATASATU com – Bawaslu Toraja Utara menggelar rapat Fasilitasi Dan Koordinasi Pelaksanaan Produk Hukum Dalam Rangka Pemilihan Umum Tahun 2019, yang bertempat di Hotel Heritage, Jumat (08/3/2019).

Dihadiri oleh para pimpinan Bawaslu Toraja Utara, Kejaksaan Negeri Tana Toraja, anggota Panwascam dan Staf sekabupaten Toraja Utara.

Adapun kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan produk hukum dan kemampuan panwascam dalam menganalisa serta menangani permasalahan terkait pelaksanaan pemilu 2019.

Dalam sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan ini, Andarias Duma’ selaku ketua Bawaslu Kabupaten Toraja Utara menyampaikan bahwa kegiatan ini semoga bisa menjadi pedoman para panwascam dalam menangani pelanggaran-pelanggaran yang terjadi pada pemilu 2019 ini berdasarkan regulasi atau peraturan maupun perundangan-undangan kepemiluan yang ada.

Melalui materi Peran dan Kapasitas Jaksa Dalam Penanganan Perkara Tindak Pidana Pemilu 2019, kejaksaan menyampaikan agar dalam dugaan perkara tindak pidana pemilu yang akan dilaporkan sekiranya di koordinasikan semaksimal mungkin terlebih dahulu dengan Bawaslu kabupaten dimana disana sudah ada sentra gakumdu yang akan tangani hal tersebut.

Terkait ini dimaksudkan mengingat waktu penanganan perkara sangat singkat sehingga dalam penanganan dugaan perkara tindak pidana pemilu dapat selesai sesuai waktu sehingga itu dibentuk sentra gakumdu agar menghindari berkas laporan yang bolak balik.

Umar Fuad dari kejaksaan negeri makale pun sampaikan bahwa kerap menjadi lapiran temuan pelanggaran pada pemilu itu kebanyakan tentang adanya money politik, keterlibatan ASN maupun kepala desa beserta aparatnya dalam Kampanyekan calon.

“Jika ada ASN atau kepala desa (Lembang) maupun aparat desa yang melanggar dalam keterlibatan menjadi tim kampanye bahkan ikut kampanyekan salah satu calon untuk mengajak memilih calonnya, maka gak usah ragu dan segera laporkan”, ujar Umar.

Jadi jika ada yang di temukan seperti hal itu akan keterlibatan ASN maka segera laporkan tapi jangan lupa dilengkapi dokumentasi video/foto ataupun rekaman, tambahnya.

Penulis : Wdn
Editor : Rdk