Operasi Zebra Yang Digelar Di Toraja Utara Berlaku Untuk Semua Pengendara

oleh

KATASATU.COM | TORAJA UTARA. Polres Tana Toraja melalui Satlantas Polsek Rantepao menggelar Operasi Zebra 2018 yang digelar di seputaran Lapangan Bakti Rantepao, Jl. Sam Ratulangi, kecamatan Rantepao, Kamis (1/11/2018).

Operasi Zebra ini di pimpin langsung oleh Ipda. Adnan Leppang selaku panit 2 dari Lantas Polsek Rantepao dengan koordinasi Jatmika selaku Panit 1 Lantas Polsek Rantepao.

Jenis pelanggaran yang disasar pada operasi Zebra ini yakni pengendara dibawah umur, pengendara gunakan HP, tidak pasang Saftey Belt, tidak pakai helm SNI, berkendara melawan arus, pengendara yang dibawa pengaruh minuman alkohol/narkoba dan pengendara melewati batas kecepatan.

Dalam operasi Zebra kali ini yang digelar di seputaran lapangan bakti Rantepao, tak sedikit yang terjaring oleh petugas kepolisian polsek Rantepao dimana yang terjaring dari berbagai latar profesi seperti pelajar, pedagang, bahkan sampai yang terjaring pun dari unsur satpam dan anggota satpol PP Toraja Utara.

Menurut Panit 1 Lantas Polsek Rantepao, Jatmika bahwa ini giat digelar tanpa ada yang kita beda – bedakan, jadi kita dari kepolisian mengharapkan kerjasamanya semua pihak dan semua masyarakat agar memperhatikan tertib berkendara demi keselamatan diri dalam membawa kendaraan.

Dilokasi operasi Zebra, Ipda. Adnan Leppang mengatakan bahwasanya tujuan dari pada operasi kepolisian zebra 2018 yakni meminimalisir korban patalitas di jalan akibat kecelakaan lalu lintas, selain itu guna menurunkan angka pelanggaran lalu lintas yang akan mengarah ke tertib berlalu lintas dijalan.

Pada operasi Zebra ini yang terjaring 9 pengendara yang melanggar dengan tidak menggunakan helm saat berkendara, dan bahkan saat pengendara di periksa kelengkapannya diketahui tidak membawa SIM dan STNK serta pelajar dibawah umur.

Penulis : Wdn / Editor : Rdk