Penemuan Obat Yang Diduga Daftar G Dilapas Palopo Kasat Narkoba Katakan Sementara Pendalaman Untuk Dikembangkan

oleh -54 views
Gambar Ilustrasi Narkotika dan Obat obatan, (Handover)

PALOPO. KATASATU.com – Ditemukannya obat-obatan dalam bungkusan mi instan oleh petugas Sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kota Palopo beberapa hari yang lalu,  saat ini telah ditangani oleh pihak Sat Res Narkoba Polres Palopo.

Kasat Narkoba Polres Palopo yang dikonfirmasi Via Hand Phone Celularnya sore tadi sekira pukul 15.00 Wita, Kamis 10/01/2019 membenarkan adanya temuan tersebut, yang saat ini pihaknya sementara mendalaminya untuk dilakukan pengembangan.

” Memang benar dinda ada temuan oleh rekan – rekan Lapas, dan kita sudah menjemput dan mengamankan barang buktinya, dan saat ini anggota kami sedang melakukan pendalaman untuk kemudian dilaksanakan pengembangannya,” ucap Kasat Narkoba AKP Zainuddin dari balik Ponselnya yang sedang mengikuti Rakernis di Kota Makassar.

” Kita dalami dulu seperti apa, kemudian kita lakukan pengembangannya, guna penyelidikan lebih lanjut darimana barang tersebut didapatkannya dan siapa saja yang terlibat, sekiranya kita semua bisa saling mensuport untuk mengungkap siapa pelaku utamanya,” jelas Kasat Narkoba.

Diberitakan sebelumnya, kronologi penemuan obat yang di duga daftar G tersebut. Ada pemuda yang akan membesuk rekannya didalam Lapas, namun saat barang bawaannya itu di masukkan ke XRY, muncul pada layar monitor ada sesuatu benda berada dalam bungkus mi instan.

” Ada 10 bungkus mi instan, dimana satu bungkus mi instan itu terdapat sepuluh sachet obat yang di duga adalah daftar G, setiap sachet terdapat 12 butir yang dilapisi dengan karbon, karena anggota kami curiga, maka dilaporkanlah kepada saya, yang kemudian saya melaporkannya kepada pihak Satres Narkoba Polres Palopo,” ucap Indra Sofyan Kepala Lapas kelas II A Kota Palopo, dari balik hand phonenya. Selasa, 08/01/2019.

Setelah di laporkan kepada pihak Kepolisian Resort (Polres) Palopo, tak lama kemudian datang tiga orang petugas dari Satres Narkoba melakukan pemeriksaan, yang setelah di lakukan serangkaian introgasi, kemudian pemuda tersebut dibawa ke Mapolres Kota Palopo untuk dilakukan pengembangan.

Indra Sofyan juga mengatakan jika pemuda itu tak sendiri, ada dua orang rekan lainnya, namun karena melihat ada pemeriksaan dua orang tersebut, satu perempuan dan satunya lagi pria kabur melarikan diri.

” Si pemuda ini, mencoba menghubungi rekannya yang perempuan, tapi karena melihat ada petugas maka, teman perempuannya itu, enggan dan takut untuk menjemput si pemuda tersubut ini,” terang Kalapas Kelas II A Kota Palopo. (Anto / Ari)