Persentase Pekerjaan Jalan Di Minanga Baru 29.32%, Kajari Bersyukur Diingatkan

oleh -185 views

KATASATU.COM | TORAJA UTARA. Adanya beberapa postingan di media sosial seperti Facebook akan pekerjaan proyek jalan Minanga Sarang – Sarang, Lembang Ballopasange, kecamatan Sa’dan, Kajari Tana Toraja bersama tim TP4D dari Kejaksaan Negeri Tana Toraja dan Wakil Bupati Toraja Utara serta Kadis PUPR Toraja Utara, langsung meninjau lokasi proyek. Selasa (20/11/2018)

Saat tiba dilokasi proyek, langsung diadakan pertemuan dan diskusi antara Kajari Tana Toraja, Yosia Rinto selaku Wabup Torut bersama Yorri Lesawengen selaku kadis PUPR Torut, Amos Rapa  Patadungan selaku PPTK, serta Pither Pattawaran sebagai pelaksana subkontrak, dan kepala Lembang Ballopasange, Pither Masirrik.

Jefri Penanging Makapedua selaku kepala kejaksaan negeri Tana Toraja yang juga sebagai jajaran Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Tana Toraja, mengatakan bersyukur diingatkan melalui media sosial.

“Saya bersyukur diingatkan melalui sorotan di media sosial dan media berita online karena masih ada waktu meninjau langsung lokasi dan memperbaiki jika ada kesalahan,” ujar Jefri.

Pada pertemuan dan diskusi itu, Kajari Tana Toraja pun sempat menanyakan persentase progres pekerjaan dan Amos Rapa Patadungan selaku PPTK pun langsung menjawabnya bahwa baru 29,32% sehingga Kajari simpulkan jika itu progresnya kurang.

Jefri P. Makapedua juga akui jika ada benarnya yang dikatakan melalui beberapa sorotan tapi tidak semua benar sorotan itu.

“Kalau saya jujur melihatnya ya, progresnya kurang dan betul ada yang katakan begitu tapi sebagian juga gak betul yang dikatakan, sehingga saya menghimbau melalui media agar semua masyarakat ikut memantau,” tutur Jefri P. Makapedua.

Lanjut Jefri sampaikan ke pelaksana subkontrak bahwa bukan cuma pekerjaan dilokasi itu yang terlambat tapi banyak dilokasi lain juga yang terlambat serta kurang progresnya.

Menurut Jefri P. Makapedua dalam diskusi tersebut bahwa sudah pernah mengirimkan surat teguran ke pelaksana pekerjaan di lokasi tersebut yang isinya memuat untuk tambah tenaga dan maksimalkan waktu.

Dikesempatan yang sama juga, Yosia Rinto selaku Wakil Bupati Toraja Utara sarankan ke pihak subkontrak agar persentase progres pekerjaan dipercepat dan ditambah tenaga kerja serta diperhatikan pasangan batunya serta kritikan itu bagus.

“Sementara progres berjalan dan ada kritikan maka itu bagus sebagai kritikan membagun untuk di benahi jika ada kesalahan,” jelas Wabup Torut.

Kepala Lembang Ballopasange juga akan buat surat kesepahaman bersama masyarakat serta tokoh masyarakat akan progres pekerjaan di Minanga terkait akan di adakannya kegiatan adat kedukaan (Rambu Solo) dan mengatakan jika kritikan bersifat sorotan itu baik untuk kita.

“Kalau tokoh masyarakat yang soroti belum ada masuk ke pemerintah desa dan adanya kritikan di media, itu sebagai kritikan membangun dan marilah kita diskusikan untuk pembangunan lebih baik, tutup Pither Masirrik selaku Kepala Lembang Ballopasange.

Penulis : Wdn / Editor : Rdk