Peserta dan Tim Kampanye Pemilu 2019 Dilarang Keras Gunakan Logo KPU, Dilanggar Kena Sanksi

oleh -60 views
(Abdullah Jaya Hartawan, Komisioner KPU Palopo, saat berada di ruang kerjanya, Kantor KPU Palopo Jl. Pemuda Kel. Takkalala Kec. Wara Selatan, Foto : Handover )

PALOPO. Katasatu.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo kembali menghimbau seluruh Partai Politik (Parpol) dan Calon Anggota Legislatif (Caleg) yang menjadi peserta Pemilu 2019 untuk sekiranya mematuhi aturan pelarangan penggunaan simbol, atau gambar, dan atribut KPU saat berkampanye. Minggu 25/11/2018

Komisioner KPU Palopo, Abdullah Jaya Hartawan, menjelaskan, larangan penggunaan simbol KPU pada Alat Peraga Kampanye (APK) peserta pemilu sangat jelas diatur dalam PKPU No 23 tahun 2018 dan Undang-undang No 7 tahun 2017 tentang pemilu.

Selanjutnya , menurut Abdullah Jaya Hartawan, dalam PKPU tersebut, sangat jelas menyebutkan pelaksana peserta, dan tim kampanye pemilu dilarang keras membawa, serta menggunakan simbol atau gambar beratribut KPU oleh peserta Pemilu. Dan jika dilanggar maka akan dikenakan sangsi.

“Aturan itu sangat jelas didalam undang-undang Nomor 7 tahun 2017, untuk menjaga netralitas KPU Kabupaten Palopo dalam Kampanye pemilu 2019,” kata Abdullah Jaya Hartawan yang akrab di sapa Jaya Hartawan, mantan jurnalis Trans Media

Terkait hal itu, Jaya Hartawan menambahkan, pihak KPU Palopo berharap kepada partai politik dan calon legislatif untuk tidak mencantumkan, menggunakan, menampilkan logo KPU kedalam APK, baik berupa pamlet, stiker, kartu nama dan lainya.

“Kami berharap  kepada seluruh peserta pemilu agar bisa ikut aturan yang telah ditetapkan oleh KPU,” pungkasnya. (**)