Putra Asli Walmas Ini, Kecam Keras Oknum Polisi Lecehkan Nama Walenrang!

oleh -1.955 views

PALOPO KATASATU.COM – Video yang beredar luas di media sosial dimana salah satu oknum petugas Kepolisian Resort (Polres) Palopo melontarkan bahasa yang tidak sepantasnya kepada para demonstran, mendapat kecaman keras dari berbagai pihak.

Salah satunya, datang dari Wakil Ketua DPD KNPI Luwu Agam Paduli SH yang menganggap bahwa bahasa tersebut tidak layak diucapkan dalam kondisi apapun saat menjalankan tugas.

“Sangat disayangkan, polisi yang dikenal sebagai pengayom masyarakat mengeluarkan kata seperti itu” Katanya saat ditemui dikediamannya, Kamis malam (24/1/2019) malam.

BACA JUGA : Unjuk Rasa Warnai HJL ke 751 di Palopo, dan Berakhir Bentrok, Satu Mahasiswi Dilarikan ke Rumah Sakit

Lanjut putra asli Walmas ini, yang juga mantan Ketua Ikatan Mahasiswa Walenrang Lamasi (IMWAL) menganggap hal ini sebagai pelecehan bagi seluruh masyakat Walenrang Lamasi (Walmas).

“Tentunya ini sudah kami anggap sebagai bentuk pelecehan yang sangat besar bagi kami rumpun Walmas” Ujar Agam, dengan nada kesal.

Lebih jauh, dirinya menilai bahwa dalam pengamanan aksi demonstrasi, pihak kepolisian sangat wajib memahami apa yang menjadi tuntutan mahasiswa, Kota Palopo adalah bagian dari Luwu Raya dan juga bagian dari perjuangan pemekaran Provinsi Luwu Raya.

Sementara itu Kapolres Palopo AKBP Ardiansyah SIK MH saat dikonfirmasi via WhatssApp menilai bahwa hal tersebut hanya reaksi sesaat yang dilakukan oleh anggotanya.

“Mungkin itu adalah reaksi sesaat, saya juga tidak paham apa yang disampaikan” Singkatnya.

Diketahui, video yang berdurasi 53 detik ini memperlihatkan salah satu oknum polisi yang belum diketahui identitasnya, diduga meneriaki para demonstran dengan kalimat “Anak kampung itu, anak walenrang anjing tai maddo’ mekarko kalau mauko mekar tapi janganko di sini” kepada para demonstran pada 23 januari 2019 kemarin di depan Kantor Walikota Palopo. (MH)