Resmikan Gereja Di Wawondula, Husler Sampaikan Agar Gedung Gereja Dipelihara Dan Dirawat

oleh

KATASATU.COM | LUWU TIMUR. Ribuan jemaat gereja Persekutuan Oikoumene Umat Kriaten (POUK) Wawondula Kecamatan Towuti antusias dan sukacita mengikuti prosesi Peresmian dan Pengtahbisan Gereja POUK Jemaat Wawondula, Minggu (09/09/2018).

Peresmian gereja POUK tersebut dilakukan Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler bersama Ketua Umum Perseketuan Gereja Indonesia (PGI) Wilayah Sulselbar, Pdt. Adrie Oktavianus Massie.

Peresmian itu ditandai dengan penekanan tombol pembukaan tirai nama gereja oleh Bupati Luwu Timur, diikuti pelepasan burung merpati dan 1.000 balon oleh Kapolres Luwu Timur, AKBP. Leonardo Panji Wahyudi dan segenap jemaat, kemudian dilanjutkan dengan penandatangan prasasti oleh Ketua Umum PGI Wilayah Sulselbar, Pdt. Adrie Oktavianus Massie, dan pengguntingan pita dipintu masuk serta penyerahan kunci gereja dari panitia pembangunan kepada Ketua Umum Badan Pekerja Majelis Gereja (BPMG) POUK Jemaat Wawondula, Pdt. Mich Dartomi Labulu.

Setelah acara sesi peresmian, baru kemudian dilanjutkan pengtahbisan didalam gedung gereja yang baru diresmikan oleh Pdt. Adrie Oktavianus Massie.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pembangunan, Simon Beba melaporkan bahwa setelah melalui perjalanan panjang yang melelahkan selama lebih 13 tahun yang peletakan batu pertamanya dilakukan pada tanggal 25 maret 2005, akhirnya hari ini bisa diresmikan.

Ia juga menyampaikan jika gedung gereja yang dibangun dengan konsep yang tetap eksis 100 tahun kedepan dengan ukuran panjang 46 M dan Lebar 20 M, menghabiskan anggaran 6 miliar lebih dengan menggalang dana dari para umat dan para donatur lainnya.

Ketua Umum BPMG POUK Jemaat Wawondula, Pdt Mich Dartomi Labulu menambahkan, berdirinya gedung gereja ini berkat dukungan bersama para umat dan para donatur serta dukungan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Selanjutnya, saat ini pun masih terbuka untuk para umat maupun para donatur untuk uluran tangan guna mendukung kekurangan dana tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh umat dan para donatur yang telah mendukung pembangunan, semoga iman masyarakat semakin hidup dan dapat menjadi berkat terhadap sesama”, ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada panitia pembangunan, gembala dan seluruh jemaat POUK yang telah berjuang dan bersatu selama kurun waktu 13 tahun lebih untuk menyelesaikan pembangunan gedung gereja yang cukup megah ini sehingga bisa diresmikan saat ini.

Ia mengatakan, Pemerintah kabupaten Luwu Timur mendukung pembangunan tempat ibadah yang merupakan sebagai tempat pembinaan iman bagi umat untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan.

Bupati juga berpesan, supaya gedung gereja yang baru saja diresmikan dan diberkati ini, dipelihara dan dirawat dengan baik.

“Untuk itu diperlukan kekompakan dan kebersamaan umat dalam menjaga dan merawat bangunan gereja yang menjadi kebanggaan umat”, ujar Husler.

Dan yang yang lebih penting, lanjut Husler, bahwa kehadiran gedung gereja POUK ini bisa semakin meningkatkan iman dan rasa persaudaraan yang tinggi dengan siapa saja.

Sebelum pelaksanaan peresmian Gereja, panitia pelaksana melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan diantaranya napak tilas, pentas budaya, launching buku sejarah Gereja POUK Jemaat Wawondula dan Lomba Pesparawi yang diikuti oleh Jemaat Gereja POUk sewilayah Sulselbar serta acara hiburan rohani yang dimeriahkan artis ibu kota.

“Untuk meyemarakkan peresmian, beberapa rangkaian kegiatan telah dilaksanakan, satu diantarannya yakni lomba Pesparawi yang diikuti oleh Jemaat Gereja POUk sewilayah Sulselbar”, papar Ketua Panitia Pelaksana Peresmian, Pdt. Yehezkiel Nari Toding, S. Th.

Turut hadir mendampingi Bupati Luwi Timur yakni Kapolres Luwu Timur, AKBP. Leonardo Panji Wahyudi dan Anggota DPRD Luwu Timur, Pieter Ka’pe Parrangandan dan Plt. Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Oksen Bija disambut dengan tarian adat Padoe yang dipersembahkan anak-anak sanggar seni Padoe Wawondula.

Penulis : Wdn / Editor : Rdk