RSUD Lakipadada Prioritaskan Pelayanan Primanya

oleh

KATASATU.COM | MAKALE. TANA TORAJA-Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lakipadada dr.Syafari Daniel Mangopo,M.Kes,Sp.B disela-sela kesibukannya melayani pasien ,sempatkan waktu bersama jurnalis bahas berbagai hal yang telah dilakukan,Jumat.15/12/2017.

Lambatnya pelayanan di loket, menjadi keluhan sejumlah pasien yang datang berobat

Kepada Katasatu.com diruang kerjanya dr.Syafari menjelaskan, terlambatnya pelayanan, lantaran banyaknya pasien dan semuanya ingin terlayani dengan cepat.

“Terlambatnya pelayanan dikarenakan banyaknya pasien yang datang berobat, dan juga semua pasien ingin cepat terlayani, dimana tentunya semua ada proses dan harus mengantri diloket pendaftaran ,karena dalam sehari itu pasien mencapai 300 hingga 400, sementara tenaga kerja tidak memadai untuk melayani secara serentak bersamaan diloket pendaftaran.” Ujar dr,Syafari

dr. Syafari juga siap dan merasa senang dikunjungi oleh siapa saja, termasuk wartawan, demi membangun dan perbaikan rumah sakit yang dipimpinnya.

“Kami sangat senang apa bila dikunjungi teman-teman pers untuk membahas berbagai hal tentang perbaikan di rumah sakit ini,apa lagi yg memerlukan dana yang besar , jadi perlu membangun kerjasama dengan teman-teman media untuk meramu, hinggah ada solusi . Tutur dr. Syafari

Lanjut dr.Syafari, kita berikan pelayanan sebaik mungkin dan sesuai dengan prosedur juga aturan yang ada, dimana ketika pasien tiba disambut dengan alat yang sesuai kebutuhan.

“Pelayanan di RSUD. Lakipadada sudah sangat memadai, begitu pasien tiba kita lagsung siapkan kursi roda atau tempat tidur,dan masuk keruang pemisah pasien, dan langsung tertangani oleh perawat, bahwa ini yang gawat dan ini yang tidak ,karena pada saat pasien datang disitulah pemberian pelayanan,dalam hal ini esesment ,kebutuhan pasien apa, lalu langsung diberikan pelayanan yang dibutuhkan.” tambah dr. Syafri

Dikabarkan dalam setahun RSUD. Lakipadada melayani pasien 14 ribu untuk rawat jalan ,51 ribu pasien untuk rawat inap ,dari 467 orang tenaga non medis dan medis, Profesional Profesi Asuhan (PPA) ,untuk tenaga medis saat ini dokter spesialis 16 orang , dokter umum 14 orang dan perawat 160 orang.

Dalam melayani pasien mulai dari UGD sampai pasien pulang,tentu ini proses yang rumit ,dan mengacu kepada jumlah pasien yang terlayani 300 – 400 orang perharinya, Potensi masalah pasti selalu ada, ancaman ketidak puasan pasien setiap detik selalu ada , karena Rumah Sakit ini adalah kumpulan dari profesional yang ada ,dan pasti ada pasien yang tidak puas dengan potensi pelayanan yang ada di Rumah Sakit .

“Agreditasi di RSUD .Lakipadada telah dilakukan dan sudah dinilai ,kita tinggal tungguh hasilnya ,agreditasi ini dilakukan agar mutu pelayanan di Rumah Sakit Lakipadada dapat pengakuan ini cara memperbaiki pelayanan, agar untuk mengembangkan rumah sakit semakin baik.” Tutup dr. Syafari

Penulis : Abe