Salah Paham, Warga Latuppa Kota Palopo Tikam Temannya Dari Belakang

HUKRIM PALOPO

KATASATU.COM | PALOPO – Berawal dari kesalahpahaman warga Siguntu Kelurahan Latuppa Kecamatan  Mungkajang Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) tega menikam temannya sendiri dari belakang dengan sebilah badik, sekira pukul 01:00 Waktu Indonesia Tengah (Wita), Minggu (11/02/18) dini hari.

Sekira pukul 21:00 Wita, Sabtu (10/2/18) malam. Korban Tandi Angga (21) bersama terduga pelaku Samiun dan kedua temannya, yakni, Jamo juga Ateng berangkat dari Siguntu Kelurahan Latuppa Kecamatan  Mungkajang Kota Palopo, menuju ke sebuah tempat pesta pernikahan di Kilo Meter 6 untuk menonton elekton, namun sebelumnya mereka terlebih dahulu minum minuman keras jenis ballo (Tuak).

Usai menonton elekton, ke empat sekawan sepakat untuk pulang, sayangnya saat dalam perjalanan menuju rumah, terduga pelaku bersama korban terjadi perbincangan dan menimbulkan kesalahpahaman, yang memancing terduga pelaku Samiun (30) tiba-tiba mencabut badik dan menikam punggung Tandi Angga dengan sebilah badik.

‘’ Sebelum berangkat ke tempat pesta pernikahan untuk menonton elekton, Tandi Angga dan Samiun juga Jamo beserta Ateng minum ballo, setelah berapa lama menonton, mereka  sepakat untuk pulang, namun di tengah perjalanan terjadi salah paham dan Samiun mencabut badiknya dan menikam Tandi Angga, setelah beraksi Samiun kabur meninggalkan korban.’’ Ucap  Jon selaku saksi saat di hadapan aparat kepolisian.

Terduga pelaku setelah beraksi  melarikan diri, meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Melihat korban yang sudah mengalami luka akibat tikaman sebilah badik oleh Samiun, dua teman lainnya, Jamo dan Ateng  berupaya menyelamatkan korban , membawa pulang kerumahnya.

Melihat kondisi Tandi Angga, Ayah Korban Jon Mangeja, segera membawa ke Rumah Sakit (RS) Bintang Laut, dan mendapatkan rujukan ke RSUD Sawerigading Kota Palopo guna mendapatkan perawatan medis.

Kapolres Kota Palopo AKBP.Taswin SIK,MH melalui Kasat Reskrim AKP.Ardy Yusuf membenarkan akan adanya kejadian tersebut, dimana korban penikaman itu masih dalam perawatan medis di RSUD Sawerigading.

‘’ Benar bahwa pada Minggu (11/02/18) dini hari sekira pukul 01:00 Wita telah terjadi penikaman dengan menggunakan sebilah badik, dan koorban saat ini masih dalam perawatan medis.’’ Kata AKP. Ardy Yusuf.

Penulis : Awi