Tidak Ada Sumber Air, Proyek Jaringan Air Bersih Di Lembang Rinding Batu Dikerjakan

oleh

KATASATU.COM | TORAJA UTARA. Maraknya proyek dari OPD kabupaten Toraja Utara yang dinilai tersembunyi atau tidak transparan dari tahun ke tahun sangat meresahkan masyarakat dan pemerintah tingkat desa/kelurahan.

Seperti yang sebelumnya diberitakan akan pekerjaan jaringan air bersih di RT. Tondok, Kampung Eran Batu, Lembang Rinding Batu, kecamatan Kesu’, yang tahun lalu (2017) dikerjakan tanpa kejelasan pasti sumber dan besaran anggarannya.

Pekerjaan proyek itupun juga menjadi sorotan masyarakat bersama pemerintahan desa (Lembang) karena dianggap sebagai proyek siluman yang terkesan hanya sebagai pembuangan anggaran tanpa tujuan asas manfaat.

“Ini merupakan proyek yang asal-asalan saja dan sama halnya membuang anggaran tanpa asas manfaatnya yang dirasakan oleh masyarakat”, ungkap masyarakat yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (9/9/2018).

Terpisah juga beberapa anggota Badan Permusyawaratan Lembang dan tokoh masyarakat mengatakan jika ini kegiatan tak jelas seperti proyek siluman saja masuknya sehingga hasilnya ke masyarakat malah bukan air yang mengalir ke rumah masyarakat tapi hanyalah pipa air sebagai penghias penampungan air di rumah masyarakat.

Proyek jaringan air bersih tersebut pun sangat menyalahi aturan atau mekanisme, pasalnya tidak adanya sumber mata air yang menjadi titik pengambilan air untuk dialirkan ke masyarakat.

Hingga kini di tahun 2018 diketahui jika proyek tersebut berasal dari OPD Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan kabupaten Toraja tahun anggaran 2017 dengan nilai pagu anggaran 80 juta rupiah dan nama paketnya Pengadaan Jaringan Air Bersih Kampung Tondok Lembang Rinding Batu, kecamatan Kesu.

Nampak dilokasi, pekerjaan proyek tersebut sejak selesainya dibuat tahun 2017 lalu hingga sekarang hanyalah menjadi bangunan bak air kosong dan sederetan pipa-pipa belaka yang tak pernah dialiri air bahkan sudah beberapa pipanya yang patah serta disambung ke pipa air PDAM oleh masyarakat.

Inspektorat pun diharapkan segera sikapi akan hal seperti ini serta jangan dianggap biasa-biasa saja tapi harus lebih tegas memperingatkan pelaksana proyek agar transparan melalui papan informasi proyek.

Penulis : Wdn / Editor : Rdk