Tiga Hari Pencarian, Tahar Nelayan di Bua Kabupaten Luwu Belum di Temukan

KATASATU.COM | LUWU – Proses pencarian nelayan hilang asal Desa Raja Kecamatan Bua Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan , hingga kemarin, Selasa Sore (21/11/2017) belum juga ditemukan, sehingga tim gabungan masih terus melakukan pencarian hingga hari ini, Rabu 22/11/2017.

Seperti yang diberitan oleh sejumlah media,jika hilangnya Tahar salah satu orang nelayan asal Desa Raja Kecamatan Bua Kabupaten Luwu itu, diduga akibat terjadinya tabrakan sesama kapal motor saat melaut.

Memasuki hari ketiga, Basarnas dibantu BPBD Luwu dan Palopo, TNI, Polri, Tagana beserta para nelayan setempat, tak henti-hentinya melakukan upaya pencarian hingga ke perairan barat laut Teluk Bone dan di titik awal kejadian.

Pencarian korbanpun dibagi menjadi enam tim, masing masing terdiri enam orang, Meski cuaca saat berlangsungnya pencarian terbilang cukup normal, namun tim gabungan tersebut belum juga berhasil menemukan korban yang hilang.

Badan sar nasional (Basarnas) wilayah Makassar, kemarin, Selasa 21/11/2017, mengatakan bahwa pencarian akan dilanjutkan hari ini, Rabu 22/11/2017 dan akan memperluas wilayah, hingga batas pencarian dihentikan.

“Pencarian korban nelayan ini, kita fokuskan dari barat laut sampai penyisiran ke utara, jaraknya kurang lebih 16 nautikal mil,” jelas Basri, Kepala Seksi Operasional Basarnas Makassar, kemarin, Selasa 21/11/2017.

Basri menambahkan bahwa pencarian akan terus dilanjutkan hari ini, Rabu, 22/11/2017, dengan mengerahkan semua unsur yang ada dan pencarian akan lebih diperluas lagi.

“Untuk pencarian di hari Rabu 22/11/2017 kita akan fokus ke barat daya sampai ke arah utara, Cuma jarak ditambah kurang lebih 20 naitikal mil,” terangnya.

Korban yang dinyatakan hilang diduga pingsan saat kapal motor bertabrakan hingga tenggelam kedalam laut. Dalam kejadian ini, tiga korban sempat selamat, satu meninggal dunia, dan satu masih dalam pencarian yakni atas nama Tahar.

Penulis : Awi