Video : Perambahan Hutan Penyebab Kerusakan Kawasan Hutan Lindung Di Toraja Utara

oleh

KATASATU.COM | TORAJA UTARA. Aktivitas pengrusakan kawasan hutan lindung yang terjadi di Toraja Utara, tepatnya di Hutan Nanggala, Kecamatan Nanggala, Lembang Karre Limbong, terindikasi dilakukan oleh masyarakat dan oknum kepala Desa/Lembang yang tidak bertanggung jawab.

Adanya aktivitas tersebut diketahui saat petugas Polisi Kehutanan (Polhut) lakukan patroli keliling di hutan Nanggala karre Limbong sekitar 2 Minggu lalu.

Hal tersebut dibenarkan oleh Gazali D. Ichsan selaku kepala Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Saddang II Toraja Utara, jika benar ada terjadi pembalakan hutan yang dilakukan oleh masyarakat.

“Ya, benar ada pengrusakan atau pembalakan hutan di kawasan hutan lindung Nanggala yang dilakukan oleh masyarakat dengan cara mengambil kayu secara ilegal”, ungkap Gazali D. Ichsan, diruang kerjanya. Rabu (5/9/2018).

Lanjut Gazali katakan bahwa tidak hanya pengambilan kayu yang terjadi sebagai pengrusakan hutan di kawasan hutan lindung nanggala tapi juga ada aktivitas pembukaan jalan serta pencetakan sawah.

Gazali juga menuturkan jika selain pengambilan kayu yang terjadi di kawasan hutan lindung tersebut, ada juga aktivitas pembukaan jalan serta pencetakan sawah kurang lebih 3 hektar yang informasinya dilakukan oleh oknum kepala Desa/Lembang.

Menurut keterangan dari Gazali selaku kepala KPH Saddang II Toraja Utara tersebut bahwa pengrusakan kawasan hutan lindung di Toraja Utara bukan hanya terjadi di Hutan Nanggala tapi masih ada beberapa tempat dengan kejadian yang sama seperti pembukaan jalan besar-besaran dalam kawasan hutan lindung.

Perambahan atau pengrusakan hutan oleh oknum tersebut telah melanggar UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Pengrusakan Hutan.

Simak videonya berikut ini ;

Penulis : Wdn / Editor : Rdk